• Jelajahi

    Copyright © Wonosobo Media
    Wonosobo Media Network

    news google

    Iklan

    Nasi Jamblang Asli Cirebon, Kini Jadi “Anak Rantau” di Sleman

    , 21.24 WIB
    KedaiKlenik | Madu Murni Indonesia

     

    Nasi Jamblang Asli Cirebon, Kini Jadi “Anak Rantau” di Sleman
    Nasi Jamblang Asli Cirebon, Kini Jadi “Anak Rantau” di Sleman



    Wonosobo Media - Kalau biasanya Sleman identik dengan sego kucing angkringan atau bakmi Jawa yang nendang di lidah.


    Sekarang ada pendatang baru yang bikin perut dan hati hangat: Nasi Jamblang Cirebon.


    Ya, betul. Makanan khas Cirebon yang biasanya cuma bisa ditemui kalau kita repot-repot mudik, kini bisa dicicipi langsung di Nyamplung, Gamping, Sleman.


    Nama tempatnya lucu dan gampang diingat: Nasi Jamblang Ini Budi.


    Kenapa Ramai Dibicarakan?


    Pertama, karena unik. Nasi jamblang punya “pembeda” yang jarang ditemui di kuliner Jawa Tengah: nasinya dibungkus pakai daun jati.


    Jangan remehkan daun ini. Wangi dan aromanya bikin nasi yang biasa-biasa aja mendadak jadi istimewa.


    Kedua, lauknya banyak banget. Bukan banyak dalam arti porsi besar, tapi macam-macam. 


    Ada sate usus, paru goreng, tahu sayur, sampai sambal yang bisa bikin jidat keringetan. Modelnya memang porsi kecil-kecil, jadi kita bisa icip banyak rasa sekaligus.


    Ketiga, harga bersahabat. Wajar kalau jadi favorit mahasiswa dan anak kos. Soalnya makanannya enak, porsinya cukup, dan dompet tetap aman.


    Nasi Jamblang Ini Budi: Nostalgia Orang Cirebon


    Bagi perantau asal Cirebon, tempat ini jadi semacam “mesin waktu”. 


    Mereka bisa menuntaskan rindu kampung halaman lewat sepiring nasi berbungkus daun jati.


    Tak perlu repot dan menunggu waktu harus pulang kampung dulu, sekarang cukup melipir ke Gamping.


    Buka tiap sore jam 16.00 WIB sampai stok habis. Nah, karena laris, kalau datangnya kesorean siap-siap cuma bisa menatap daun jati yang tinggal sisa.


    Makan, Nostalgia, atau Sekadar Penasaran?


    Kalau ditanya kenapa nasi jamblang tiba-tiba hits di Sleman, jawabannya sederhana: orang Jogja itu doyan coba hal baru.


    Apalagi yang “autentik” dan ada ceritanya. Jadi, entah buat nostalgia, sekadar penasaran, atau memang lapar beneran, nasi jamblang ini sukses jadi magnet baru di peta kuliner Sleman.


    Nasi jamblang di Sleman ini ibarat mahasiswa rantau: pindah kota tapi tetap bawa identitas asli dari kampung halamannya. 


    Bedanya, kalau mahasiswa kadang pulang dengan nilai pas-pasan, nasi jamblang ini pulang membawa banyak penggemar baru.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    iklan mgid

    Yang Menarik

    +