Halaman

    Social Items


Geblek bisa dibilang seperti cireng “bahan yang digunakan sama” namun yang berbeda adalah bentuk dan rasanya.
Jika cireng memiliki banyak rasa seperti pedas atau lainya, Sedangkan geblek hanya memiliki rasa asli dari aci yang digoreng saja dan bentuknya seperti angka delapan.
Geblek,
Jangan mengerutkan dahi dulu, apalagi berfikir rasanya pasti tidak enak. Berbeda dengan cireng yang biasa ditemui, Geblek memiliki citarasa yang sangat enak, apalagi dijodohkan dengan tempe kemul dan mie ongklok.
Geblek Juga sangat khas selain kulon progo di wonosobo juga ada yang menjadikanya khas, geblek dikenal juga dengan nama Lekuk (dibaca dalam bahasa Jawa,  seperti Le (dalam kata lele)  kok (dalam kata koko) karena bentuknya yang berlekuk-lekuk. Sebenarnya tak jauh beda dengan cireng/aci goreng karena bahan utamanya pun sama,  yakni tepung pati.  Bedanya,  tepung yang digunakan adalah tepung pati singkong yang masih basah.  Tepung ini dihasilkan dari perasan singkong yang telah diparut.  Proses memeras pati-nya lebih mirip dengan menyaring dengan kain kasa dan dibantu dengan siraman air.  Hasilnya pati akan mengendap di bawah dan airnya bisa dibuang.  Endapan yang masih basah inilah yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat geblek dan tempe kemul. 
Di sekitar wonosobo,  pati atau tepung singkong basah ini dijual di warung dan pasar. Biasanya hanya tahan beberapa hari karena baunya yang tidak enak jika disimpan lama.  Umumnya, agar tahan lebih lama ibu-ibu menyiasatinya dengan merendamnya dalam air bersih dan rutin mengganti airnya setiap hari.

Geblek Makanan Bukan Makian


Memang kalo kita semasa hidup sebagai mahasiswa memang menyenangkan. Mengerjakan tugas kuliah, presentasi, hingga berorganisasi ada hal yang biasa dilakukan. Belum memikirkan tagihan, asuransi, dan investasi. Sebagian besar dari kita masih mendapatkan uang saku dari orangtua.
Mau kesana kemari juga masih bebas karena belum memikirkan target dan tanggung jawab yang berat.

Begitupun pasti ada beberapa pengeluaran yang wajib kita perhatikan. Supaya nggak menjadi kebiasaan ketika sudah bekerja dan nggak terkejut kalau pendapatan kita lebih kecil daripada kiriman orangtua pada masa kuliah. Dalam masa ini kita bisa belajar menabung dan investasi karena berhasil menyisihkan pengeluaran.

Nongkrong di cafe

Inget ya kita itu bukan selebritis yang banyak uang dan lebih di sekitar kita banyak sekali café dan tempat nongkrong yang target pasarnya adalah anak muda seperti kita. Beberapa dari mereka ada yang sudah buka saat jam makan pagi. Memang kopi dan kue yang mereka hidangkan sangat menggoda. Tapi kalau dipikir kembali, kita akan mengeluarkan sejumlah uang untuk kopi dan kue yang bisa kita pakai untuk 3 kali makan. Jika setiap hari kita lakukan, maka menyisihkan uang saku pun susah. Ada baiknya bawa bekal teh atau kopi dari rumah. Kalau ingin sarapan kue, bisa pilih jajan pasar yang harganya jauh lebih murah dan terjangkau.

Makan di luar

Memang ada kalanya kita bosan dengan makanan yang dihidangkan di rumah, sehingga lebih memilih makan di luar sebelum pulang. Sesekali bukan masalah, tapi kalau setiap hari, uang saku habis digunakan untuk ini. Sama dengan kalian yang merantau. Memang ada beragam referensi tempat makan berat. Sebagai mahasiswa tentu bukan masalah jika harus makan di tempat yang sederhana. Asalkan bersih. Hindari gengsi tinggi kalau kalian emang makan di tempat sederhana. Nggak cuman kita saja kok yang harus berhemat masih banyak juga yang siap berhemat untuk masa depan.

Keanggotaan olahraga

Zaman sekarang mempunyai waktu olahraga bisa dibilang sulit karena kesibukan. Disisi lain, adanya tempat olahraga yang nyaman dengan fasilitas lengkap menjadi daya tarik semua orang, termasuk kita yang masih sekolah maupun kuliah. Oleh sebab itu, kita rela mengeluarkan dana yang berlebih untuk bisa bergabung dan memanfaatkan fasilitasnya. Tujuannya bermacam-macam dan biaya yang dikeluarkan cukup mahal dan kita nggak aktif. Oleh sebab itu, nggak ada salahnya untuk pikir kembali dan belajar berolahraga rutin yang gratis. Biar uang nggak habis sia-sia.

Belanja baju baru

Membahas mengenai tren mode memang nggak ada habisnya dan belanja bersama teman itu menyenangkan. Seringkali kamu sebenarnya nggak ingin beli baju, tapi saat teman bertanya “kok nggak belanja, beli dong.” Disitu kamu mulai gusar. Mencari-cari barang yang kamu anggap cocok. Sesampainya di rumah, nggak terpakai. Begitu juga saat ada diskon yang besar di pusat perbelanjaan. Terlalu impulsif belanja karena mengganggap nggak ada baju sama dengan pemborosan. Nggak ada ruginya kok kalau kamu mulai belanja baju sesuai dengan kebutuhan dan padu padankan baju yang ada.

Nonton pertunjukkan

Tinggal di kota besar, salah satu hiburan yang nggak boleh terlewatkan adalah nonton konser. Tentu saja kamu punya lebih dari satu musisi favorit. Acara pertunjukkan di kota besar memang sedang populer. Mulai dari teater, konser tahunan, hingga dengan tema khusus. Bahkan kamu rela pergi ke luar kota untuk menikmati sebuah pertunjukkan. Memang bisa memuaskan hati dan melepas penat. Tapi, kalau dilakukan secara rutin uang jajan bisa ludes. Ada baiknya kamu datang ke pertunjukkan yang gratis atau ada harga anak sekolahan dan kuliah.

Belanja kebutuhan harian

Biasanya kamu akan memilih barang dengan merek tertentu ketika belanja bulanan. Tanpa kamu sadari akan membayar lebih mahal. Oleh sebab itu, ada baiknya kamu mulai membandingkan harga merek satu dengan yang lain. Memang menghabiskan waktu lebih lama. Tapi, hal seperti ini bisa membuatmu menghemat beberapa ribu rupiah. Jika belanja bahan makanan segar, biasanya yang lokal lebih murah. Jangan abaikan brosur yang berisikan promo potongan harga dan beli makanan ringan secukupnya.

Berlangganan hiburan

Banyak tawaran menarik berbayar yang menjadi bagian dari kebutuhan. Misalnya mendengarkan lagu lewat aplikasi digital atau nonton film lewat televisi kabel. Sebenarnya ada yang gratis, namun ada selipan komersial yang lama-lama akan mengganggumu. Inilah yang menyebabkan kamu memutuskan untuk berlangganan. Salah satu alternatifnya, kamu bisa mendengarkan radio. Belum lagi dengan surat kabar dan majalah, tapi kamu bisa akses gratis lewat portal online.

Pengeluaran Yang Jadi Penyebab Uang Saku Selalu Habis


Batuk bagi sebagiaan orang sangat menjengkelkan namun Batuk merupakan salah satu penyakit yang paling umum dan paling sering menyerang siapa saja, apalagi pada musim hujan maupun musim pancaroba. Apapun jenis batuknya, baik itu batuk karena flu, batuk kering, maupun batuk berdahak, pasti sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman, beraktivitas tidak maksimal, beristirahat tidak nyenyak.  Pada umumnya, batuk terjadi karena ada sesuatu benda asing yang umumnya berupa debu atau kuman yang merangsang selaput lendir di tenggorokan. Hal ini yang kemudian membuat rasa gatal dan benda asing tersebut ingin dikeluarkan oleh tubuh dengan cara batuk. Untuk menghilangkan batuk, banyak cara yang bisa dilakukan. Banyak merk obat batuk baik sirup maupun tablet yang tersedia di toko dekat rumah. Namun, mengobati batuk secara alami lebih disarankan karena lebih aman tanpa efek samping pada kesehatan, juga tidak perlu biaya mahal. Berikut ini adalah 10 obat batuk tradisional yang paling manjur.

1. Kencur

Dalam mengobati batuk, kencur sangat manjur apabila dipadukan dengan jahe. Caranya, siapkan jahe dan kencur secukupnya, parut keduanya hingga halus lalu campur hingga merata. Rebus campuran kencur dan jahe tersebut pada segelas air mendidih. Saring, buang ampasnya dan minum hasil rebusan tadi selagi hangat setidaknya dua kali sehari.

2.Jahe


Jahe mengandung zat anti-bakteri yang baik bagi tubuh. Selain bisa menghangatkan tubuh, jahe juga bisa mengobati batuk berdahak. Bagi yang sedang menderita batuk berdahak, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi sari jahe atau lebih dikenal dengan wedang jahe setidaknya satu kali sehari. Cara membuatnya sangat sederhana, dengan mengiris jahe, direbus lalu air rebusan tersebut dituang ke dalam cangkir dan ditambahkan sedikit gula. Minum selagi hangat. Atau bisa juga dengan menyiapkan beberapa irisan jahe yang sudah dikupas, masukkan ke dalam segelas teh hangat lalu minum sebanyak dua hingga tiga kali sehari.

3.Jeruk nipis


Sudah bukan rahasia lagi bahwa jeruk nipis memiliki khasiat tersendiri dalam menyingkirkan batuk berdahak. Batuk berdahak terjadi karena ada peradangan pada lapisan lender di saluran pernafasan. Namun ada beberapa pula batuk berdahak yang disebabkan oleh bakteri atau virus seperti tuberculosa, influenza dan campak. Untuk mengobati batuk berdahak, jeruk nipis bisa digunakan dengan mencampurkan beberapa air perasannya dengan sesendok kecap manis. Bagi yang tidak suka kecap, air perasan jeruk nipis bisa dicampur dengan madu. Minum air perasan jeruk nipis dan kecap atau madu setidaknya 2-3 kali sehari. Cara lain untuk mengatasi batuk dengan jeruk nipis adalah, satu buah jeruk nipis diberi kapur sirih dan gula secukupnya. Caranya, belah jeruk nipis menjadi dua bagian, bagian yang terbelah dibalur dengan kapur sirih, diamkan sejenak. Kemudian kulit luar jeruk dibakar hingga berbuih, peras jeruk tersebut dan tambahkan sedikit gula batu. Setelah tercampur rata, minumlah air perasan tersebut.

4.Daun sirih


Menderita batuk berdahak tentu saja sangat mengganggu aktifitas keseharian anda yang padat dan memiliki mobilitas yang tinggi. Penyembuhan batuk berdahak harus segera dilakukan untuk mencegah batuk semakin parah dan agar anda bisa menjalani keseharian sebagaimana mestinya. Batuk berdahak ternyata tak hanya bisa diobati dengan obat-obatan yang diproduksi oleh pabrik namun bisa juga diobati dengan bahan-bahan tradisional, salah satunya dengan daun sirih. Cara menggunakannya, rebus daun sirih secukupnya dengan beberapa iris jahe. Minum air rebusan daun sirih dan jahe minimal sekali sehari agar tubuh tetap sehat dan hangat.

5.Belimbing wuluh



Rasanya sangat asam dan sering digunakan sebagai salah satu bahan utama sayur asam, atau kadang diolah menjadi manisan belimbing wuluh. Namun, meskipun rasanya sangat asam, belimbing wuluh juga ampuh mengobati batuk. Caranya, bersihkan 10 belimbing wuluh lalu parut hingga halus. Masukan parutan tersebut dalam segelas air, tambahkan sedikit garam. Saring dan buang ampas belimbing wuluh, minum  hasil saringan tersebut sebanyak dua kali sehari tiap pagi dan sore.

6.Kunyit


Kunyit telah dikenal sejak lama sebagai tanaman rimpang yang kaya akan kandungan anti-biotik. Kandungan tersebut mampu mengatasi peradangan saluran pernafasan yang mengakibatkan batuk kering. Caranya, siapkan satu sendok bubuk kunyit dan setengah sendok teh bubuk merica, campurkan kedua bahan tersebut dalam air mendidih lalu aduk hingga rata. Minum ramuan tersebut selagi hangat dua kali sehari.

7.Cabe jawa dan Madu


Madu memiliki banyak khasiat, baik untuk kecantikan antara lain mengobati jerawat dan menghaluskan kulit, serta baik juga bagi kesehatan seperti mencegah kemungkinan penyakit jantung, mengobati luka bakar hingga menurunkan kadar gula darah berlebih. Selain itu, madu juga akan sangat mujarab mengusir batuk  jika dicampur dengan cabe jawa. Caranya, siapkan 6 gram cabe jawa kering dan madu secukupnya, tumbuk cabe jawa kering hingga halus campur dengan satu sendok madu dan minum secara rutin satu kali sehari hingga sembuh.

8.Daun Kayu putih


Selain sangat mujarab untuk menghangatkan tubuh, kayu putih juga bisa digunakan untuk membuat obat batuk tradisional. Caranya, rebus 10-15 gram daun kayu putih dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Minum air rebusan tersebut selagi hangat.

9.Asam jawa dan Gula merah


Asam jawa dan gula merah sangat lazim ditemui di dapur-dapur orang Indonesia sebagai bahan memasak. Selain untuk membuat masakan menjadi lebih lezat, paduan asam jawa dan gula merah bisa mengobati batuk juga. Caranya, siapkan 10 daging buah asam jawa, seduh dengan segelas air panas dan tambahkan gula merah secukupnya. Aduk hingga rata dan tercampur seluruhnya, minum selagi hangat.

10.Jahe merah


Untuk jenis jahe merah ini, bisa digunakan untuk memberantas batuk kering. Batuk kering adalah kebalikan batuk berdahak, dimana pada batuk kering basanya tanpa disertai dahak atau riak dan tidak disertai sekresi pada saluran napas. Jangan salah, pilihlah jahe yang berwarna merah, bukan jahe biasa. Kupas jahe merah tersebut hingga bersih, kunyah jahe tersebut, telan airnya dan buang ampasnya.

Demikian beberapa bahan-bahan alami yang ternyata bisa juga dimanfaatkan untuk mengobati batuk berdahak dan batuk kering. Banyak keuntungan menggunakan bahan-bahan alami tersebut karena memiliki karakteristik yang sama sekali berbeda dengan obat-obatan yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan alami terbebas dari efek samping apapun sehingga bisa digunakan secara berkelanjutan. Selain itu, lakukan tindakan pencegahan lain seperti menjauhi tempat yang mengandung debu dan juga tempat yang dingin karena kedua hal tersebut dikenal sebagai penyebab batuk. Jaga tubuh Anda supaya tetap hangat, bisa dengan mengunakan selimut atau jaket. Kalau mandi jangan lupa untuk menggunakan air hangat. Menghentikan kebiasaan buruk yang bisa memperparah sakit batuk berdahak anda seperti merokok atau minum alkohol. Mengalokasikan waktu untuk beristirahat secara teratur dan jangan terlalu berlebihan menggunakan tenaga untuk bekerja. Memperbanyak minum air putih kurang lebih antara 7-8 gelas per harinya.

10 Tumbuhan Ini Paling Pas Buat Obat Batuk


Per 31 Desember 3008 lalu, BI memang telah melakukan pencabutan dan pernarikan uang kertas dengan tahun emisi 1998 dan 1999.

Tetapi masyarakat nggak perlu khawatir karena masih dapat menukarnya dengan uang kertas yang berlaku saat ini.

Penukaran pun dapat dilakukan di kantor BI atau kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Komunikasi BI Junanto Herdiawan kepada Kompas.com, Rabu (28/11/2018).

"Bila masyarakat mau menukarkan uangnya (dapat dilakukan di Kantor BI atau di kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia)," ujarnya.
Prosedurnya pun cukup mudah.

Penukar wajib membawa uang yang akan ditukarkan dalam keadaan baik nggak rusaj ke kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPw-DN) BI terdekat yang beroperasi pukul 09.00 sampai 11.30 waktu setempat.

Penukar selanjutnya menyerahkan uang tersebut pada kasir yang akan memeriksa keasliannya.

Jika uang tersebut asli, kasir akan memberikan uang pengganti yang baru yang nilainya sama dengan uang yang telah ditukarkan.

Berdasarkan informasi dari Peraturan BI Nomor 10/33/PBI2008, setelah 31 Desember 2018, masyarakat nggak dapat menuntut untuk melakukan penukaran uang kertas yang disebutkan di atas.

Peraturan BI Pasal 4 tersebut berbunyi:

Hak untuk menuntut penukaran uang kertas yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 nggak berlaku lagi setelah 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal pencabutan atau tanggal 31 Desember 2018.

Jadi jika kamu memiliki uang-uang kertas itu segera tukarkan ke BI sebelum tanggal 31 Desember 2018!


Uang-uang kertas yang dicabut dan akan ditarik tersebut antara lain.


1. Pecahan Rp10.000 tahun emisi 1998
Terdapat gambar Pahlawan Nasional Cut Nyak Dhien.


2. Pecahan Rp20.000 tahun emisi 1998

Terdapat gambar Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara.

3. Pecahan Rp50.000 tahun emisi 1999

Terdapat gambar Pahlawan Nasional WR. Soepratman.

4. Pecahan Rp100.000 tahun emisi 1999

Terdapat gambar Pahlawan Proklamator Dr.Ir. Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta dan berbahan polymer.

Jadi Kita masih memiliki kesempatan untuk menukarkan uang kertas rupiah pecahan lama yang kita miliki.

Jika Kamu Punya 4 Uang Kertas Lama Ini Wajib Tukar di Bank Indonesia!


Konser Bundengan yang bertajuk What Is Bundengan (WIB) berhasil memukau ratusan penonton, termasuk di antaranya kalangan penggemar alat musik khas Wonosobo,pada hari senin (26/11/2018) malam. Konser yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo  diikuti oleh sekitar 80 seniman muda asli Wonosobo.

menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, Konser Bundengan ini baru pertama kali diselenggarakan. Konser ini bertujuan memperkenalkan Bundengan yang merupakan alat musik khas Wonosobo ke masyarakat luas.

"Selain untuk memperkenalkan Bundengan, kami ingin membentuk identitas seni khas Wonosobo melalui Bundengan ini, karena selama ini kita belum memiliki identitas yang menjadi ciri khas Wonosobo,
Konser Bundengan ini, lanjutnya, diikuti oleh sekitar 80 seniman muda Wonosobo ditambah beberapa seniman dari luar kota bahkan luar negeri, seperti Hungaria. Pihaknya berencana bakal menyelenggarakan Konser Bundengan setiap tahun sekali.

"Untuk menunjukan Bundengan ke dunia, kami akan mengadakan konser Bundengan setiap tahunnya. Karena Bundengan ini alat musik yang unik, belum tentu setiap orang bisa memainkannya," kata Andang.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Mesdin Simarmata mengatakan, alat musik Bundengan tersebut unik karena tidak ada alat semacam ini di daerah lain. Menurutnya alat musik khas Wonosobo tersebut sederhana, namun menghasilkan suara yang enak di dengar.

"Bundengan juga memiliki ragam bunyi yang bisa mewakili berbagai macan alat musik. Keunikan ini sudah memiliki nilai jual tinggi sebagai modal untuk mempromosikan potensi Wonosobo," ungkapnya.

Pidahknya berharap alat musik Bundengan kedepan bisa memiliki desain baru sehingga menjadi atraksi yang enak ditonton. Sehingga melalui alat musik khas ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Wonosobo.
Source : sorot.co

Konser Perdana Bundengan Alat Musik Asli Wonosobo Sukses


Bukit sikunir sekarang ini menjadi salah destinasi favorit yang ada di dataran tinggi Dieng. Mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara setiap harinya mengunjungi gunung ini.
Daya tarik yang membuat wisatawan ramai mengunjungi tempat ini adalah dapat menikmati golden sunrise yang sangat indah. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati indahnya telaga cebong dari puncak gunung sikunir.

Surganya Sunrise di Bukit Sikunir Dieng wonosobo


Alat musik yang aneh.mungkin betu tanggapan orang begitu melihatnya, Bentuk fisiknya tak menyiratkan fungsinya sebagai alat musik. Tapi istimewanya, meski hanya 1 alat, bundengan cukup ajaib, bisa menyuarakan bunyi mirip beberapa perangkat musik gamelan sekaligus. Alat musik tradisional khas yang berasal dari Wonosobo ini bernama bundengan. Bahannya terbuat dari kelopak ruas bambu yang diberi senar dan bilah bambu. Bundengan dimainkan dengan cara dipetik dengan 2 tangan. Bundengan sudah menjadi barang langka dan nyaris menjadi barang antik. Mengapa? Karena orang yang bisa memainkan alat musik ini hanya tingga 1 orang saja.



Kalau melihat bentuknya, kita tidak akan  terbayang bunyinya bisa seperti itu. Kalau gamelan alat musiknya banyak, kalau ini cuma 1 dan dimainin 1 orang. Jadi all in one, 1 alat bisa untuk orkestra. Awalnya berupa alat untuk berteduh penggembala bebek saat hujan, yang disebut kowangan. Fungsinya mirip caping, tapi ukurannya lebih besar dan agak memanjang.
Untuk mengisi waktu, penggembala memasang tali ijuk pada kowangan hingga bisa menimbulkan bunyi saat dimainkan. Ijuk kemudian diganti dengan senar hingga menghasilkan suara lebih nyaring dan indah. Disebut bundengan karena menghasilkan efek suara berdengung.

Alat Musik Ajaib dari Wonosobo


Sudah tau kan yang namanya sagon jajanan khas wonosobo,Sagon adalah salah satu hidangan khas yang nikmat dan wajib dicicipi. Disajikan panas-panas dengan aroma wangi kelapa yang dibakar.
camilan sagon ini terbuat dari bahan-bahan yang tidak terlalu rumit. Komposisi dasarnya terdiri dari tepung ketan, parutan kelapa, gula pasir, juga sedikit vanili. Supaya rasanya lebih nikmat, kelapa yang digunakan adalah kelapa pilihan, antara lain jenis yang sedang, nggak terlalu muda, dan juga nggak terlalu tua. Karena jika terlalu muda, hasilnya akan lembek. Kalau terlalu tua, nanti rasa sagon kurang gurih.
Saat disajikan sagon akan diberi taburan gula pasir agar lebih manis. Rasanya yang gurih-gurih manis disertai aroma wangi kelapa bakar akan membuat ketagihan siapa saja yang memakannya.
Jika kita sedang berada di Dieng, makanan ini bisa ditemukan di seputar lokasi wisata Kawah Sikidang dan area parkir Desa Wisata Sembungan. Kita bisa langsung memakannya di tempat sembari melepas lelah setelah hiking menyaksikan sunrise dari Bukit Sikunir.

Bagi yang sedang berada di Wonosobo kota,bisa menemukan kue yang memiliki diameter sekitar 20 centimeter itu di lantai tiga Pasar Induk Wonosobo. Di sana terdapat beberapa penjual yang enjajakan sagon buatannya pada pukul 09.00 - 16.00 WIB. Disarankan menyantap sagon hangat yang baru dikeluarkan dari cetakan, karena terasa lebih nikmat. Selain itu, menyantapnya di tengah suasana pasar tradisional, kita akan mendapatkan sensasi tersendiri dibandingkan membeli dan langsung dibawa pulang.
Kalo Tidak sempat mampir ke Pasar Induk Wonosobo? Jika beruntung, terkadang juga bisa menemukan penjual sagon di Terminal Mendolo.makanan seperti sagon ini sangat jarang ditemukan di kota lain, jadi tidak jarang orang membelinya untuk oleh-oleh.

Sagon Jajanan Khas Wonosobo Yang Merakyat