• Jelajahi

    Copyright © Wonosobo Media
    Wonosobo Media Network

    Iklan

    Ini Dia! 7 Kafe Dekat Unsoed yang Jadi Tempat Bertahan Mahasiswa

    , 19.55 WIB
    KedaiKlenik | Madu Murni Indonesia

     

    Ini Dia! 7 Kafe Dekat Unsoed yang Jadi Tempat Bertahan Mahasiswa
    7 Kafe Dekat Unsoed yang Jadi Tempat Bertahan Mahasiswa

    Wonosobo Media - Di Purwokerto, mahasiswa Unsoed punya satu kesamaan nasib: deadline selalu datang lebih cepat dari inspirasi


    Kos kadang terlalu sunyi, perpustakaan terlalu serius, sementara kafe entah kenapa sering jadi tempat paling masuk akal untuk berpikir.


    Bukan karena kopinya selalu enak. Tapi karena di kafe, tugas terasa sedikit lebih ringan. Ada musik pelan, colokan yang siap menolong, dan secangkir minuman hangat yang membuat kita percaya: “Oke, satu halaman lagi pasti kelar.”


    Di sekitar kampus Unsoed, ada beberapa kafe yang diam-diam jadi ruang bertahan hidup mahasiswa. Tempat-tempat ini bukan cuma soal nongkrong, tapi soal menyelamatkan IPK, proposal, dan kadang kesehatan mental.


    1. Te Aming x Auntie: Saat Tugas Bertemu Aroma Bakery


    Ada jenis ketenangan yang datang dari bau roti baru matang. Te Aming x Auntie paham betul soal itu. Tempat ini tidak berisik, tidak terburu-buru. Cocok buat kamu yang nugas sambil sesekali menghela napas panjang.


    Laptop terbuka, kopi di samping, dan pastry sebagai pengingat bahwa hidup tidak selalu soal deadline. Tempat ini pas untuk kerja sendirian, fokus, dan pura-pura jadi orang dewasa yang rapi.


    2. Radio Dalam Kopi: Dekat Kampus, Dekat Realita


    Radio Dalam Kopi itu seperti teman sekelas yang selalu siap diajak diskusi. Lokasinya dekat, suasananya akrab, dan pengunjungnya sering kali sama: mahasiswa yang pura-pura santai padahal pikirannya penuh revisi.


    Ada ruang indoor, outdoor, bahkan lesehan. Mau diskusi kelompok atau nugas sendirian sambil pasang headset, semuanya bisa. Tempat ini tidak sok estetik dan justru itu kelebihannya.


    3. Taman Coffee: Nugas dengan Bonus Pohon dan Angin


    Tidak semua orang bisa fokus di ruangan tertutup. Buat yang butuh cahaya alami dan suara daun, Taman Coffee menawarkan suasana hijau yang bikin kepala lebih adem.


    Di sini, nugas terasa seperti piknik kecil. Bukan karena tugasnya ringan, tapi karena suasananya membantu kita berdamai dengan kenyataan: ya sudah, kerjakan pelan-pelan.


    4. Hangout Coffee Eat & Talk: Diskusi yang Tidak Terlalu Akademis


    Nama tempat ini jujur. Hangout Coffee memang tempat ngobrol. Tapi di balik obrolan ringan, sering lahir keputusan penting: bagi tugas, revisi PPT, atau menentukan siapa yang presentasi besok.


    Tempat ini cocok buat kerja kelompok yang tidak ingin terlalu tegang. Nugas tetap jalan, tapi tawa juga tidak dilarang.


    5. Society Coffee House: Ketika Ingin Serius, Tapi Tidak Kaku


    Society Coffee House sering jadi pilihan saat kamu butuh suasana yang lebih tenang dan dewasa. Interiornya rapi, musiknya sopan, dan kursinya nyaman untuk duduk lama.


    Di sini, mahasiswa biasanya datang dengan niat jelas: menyelesaikan sesuatu. Proposal, skripsi, atau sekadar menyusun hidup yang berantakan dalam bullet point.


    6. Quattro Café: Estetika dan Tugas dalam Satu Frame


    Quattro Café adalah tempat di mana nugas dan konten Instagram bisa berjalan beriringan. Tempatnya estetik, tapi tidak mengganggu fokus. Meja-mejanya ramah laptop, colokannya tidak pelit.


    Cocok buat kamu yang ingin produktif, tapi juga ingin hidupnya terlihat baik-baik saja di story.


    7. Stue Coffee: Diam, Fokus, dan Tidak Banyak Gangguan


    Stue Coffee cenderung tenang. Tidak banyak basa-basi. Cocok untuk tugas yang butuh konsentrasi penuh dan pikiran yang rapi.


    Datang, pesan minum, buka laptop, lalu tenggelam dalam pekerjaan. Tempat ini tidak menghiburmu—tapi justru itu yang membuat tugas cepat selesai.


     Kafe, Deadline, dan Cara Bertahan


    Bagi mahasiswa Unsoed, kafe bukan lagi tempat mewah. Ia sudah berubah fungsi menjadi ruang kerja alternatif, tempat menunda kepanikan, dan kadang tempat menyusun ulang semangat.


    Di antara kopi yang mulai dingin dan layar laptop yang penuh coretan, kafe-kafe ini menjadi saksi: bahwa perjuangan akademik sering kali tidak berlangsung di ruang kelas, tapi di meja kecil dengan Wi-Fi dan colokan listrik. Tentunya di Purwokerto, perjuangan itu untungnya punya banyak tempat singgah.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    iklan mgid

    Yang Menarik

    +