• Jelajahi

    Copyright © Wonosobo Media
    Wonosobo Media Network

    Iklan

    Mencari Jejak KH Ahmad Rifa'i di Kalikuning Wonosobo

    , 11.48 WIB
    KedaiKlenik | Madu Murni Indonesia
    Makam Mbah Dahlan Kalikuning Garung Wonosobo
    Makam Mbah Dahlan, salah satu tokoh yang berdakwah meneruskan KH Ahmad Rifa'i sang pahlawan nasional.


    Wonosobo Media - Perjumpaan dengan manuskrip dari Mbah Rifai ini tentu serba ndilalah, apalagi sampai pada kisah perjuangan yang menyertai. 


    Meski jejak ini butuh kajian atau obrolan yang lebih mendalam, tetapi ada sebuah cerita yang masih jarang diketahui dan terdokumentasikan. 


    Seperti halnya beberapa murid-murid dari KH Ahmad Rifa'i yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, terkhusus di Wonosobo, Temanggung, Batang dan wilayah lainnya. 


    Kali ini berkesempatan mengulik, blusukan suluk sowan kepada para Santri Kalisalak di Kalikuning, Garung, Wonosobo. 


    Menceritakan pecahan-pecahan kisah yang ia sembari mengingat ingat apa yang juga didengar dari bapaknya, bersambung ke simbahnya dan sampai ke atas. 


    Diceritakan, salah satu murid yang sempat "nggulawentah" di Kalisalak, Limpung, Kabupaten Batang ini, pada waktu itu sempat "tour" dakwah ke Wonosobo, rentang waktunya masih bisa diraba namun tepatnya belum bisa dipastikan pas. 


    Menurut warga sekitar menyebutkan nama tokoh tersebut adalah Mbah Dahlan, sapaannya Mbah Lan. Ia adalah salah satu tokoh yang berdakwah dengan mengkaji kitab-kitab tarajumah, karya Mbah Ahmad Rifa'i. 


    Dikatakan sebelum Mbah Dahlan ini wafat dan di makamkan di Kalikuning Garung ini memang seperti "mlalah" istilahnya mengalah kepada muridnya, seperti gurunya yang meluangkan waktunya mengunjungi murid-muridnya di Wonosobo. Sebagaimana murid-murid di Wonosobo yang dahulunya juga kerap mengaji ke Kalisalak, Limpung, Batang.


    Masih pada sumber yang sama, Mbah Dahlan ini bukan murid langsung Mbah Rifai, tetapi generasi ketiga secara sanad keilmuan yang bersambung ke Mbah Ahmad Rifa'i. 


    Sampai sekarang ini pun kitab karya Mbah Ahmad Rifa'i masih dikaji atau dibaca untuk mengaji para jemaah atau masyarakat di Kalikuning, hingga beberapa wilayah di Wonosobo. 


    Seperti yang tertulis di buku "Kumpulan Kegiatan Penerus Syeh Ahmad Rifa'i" yang mencatat beberapa poin terkait dengan murid-murid Mbah Ahmad Rifa'i, terkhusus di Wonosobo seperti Sambek, Kalibening, Kepil, Pagude hingga Sapuran. ***


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    iklan mgid