• Jelajahi

    Copyright © Wonosobo Media
    Wonosobo Media Network

    Iklan

    Makna Hewan dalam Kehidupan: Jalan Sunyi Mengenal Diri

    , 09.35 WIB
    KedaiKlenik | Madu Murni Indonesia
    Makna Hewan dalam Kehidupan: Jalan Sunyi Mengenal Diri
    Makna Hewan dalam Kehidupan: Jalan Sunyi Mengenal Diri


    Wonosobo Media - Catatan suluk satu ini tentu bukan fokus pada gambar atau objek secara kasat mata, namun mencoba merefleksikan mengolah dibalik itu semua. Ada sebagian orang yang pandai, mumpuni bijak bestari, ketika memandang sebuah hewan bakal mengaitkan pada diri. 


    Kenapa demikian? Sebab di dalam tubuh manusia sendiri ada jiwa atau sifat hewan (hayawan), tak heran secara filosofis kita disuruh mematikan atau mengolah sifat hewan dalam diri ini agar tidak dikendalikan atau didominasi. 


    Menurut para bijak bestari ini, ada beberapa hewan yang bisa dikaji menjadi bahan perbincangan dan memiliki saripati hikmah dibaliknya. 


    Pernah suatu ketika diceritakan oleh seseorang dicegat oleh sang guru di perjalanan, sembari ditodong pertanyaan ada seekor hewan ini lewat.


    Lalu sang guru ini menyertai kiasannya dengan sebuah "ayat-ayat", singkat cerita baru sadar seorang ini ketika waktu yang menjawabnya dan maknanya berkaitan dengan laku, urusan ibadah keseharian. 


    Clue-nya seekor hewan ini kalau kepalanya masuk, maka badannya juga bakal masuk. Nah ini adalah bagian amsal atau ibarat yang bisa digali berkaitan dengan sesuatu.


    Lain halnya secara sudut pandang spiritual dan budaya, hewan ini bakal mencari atau nempel terus sebagai bagian dari perlindungan atau menyerap energi negatif sekitar. 


    Terlepas dari hewan ini manja kepada kita adalah kasus yang berbeda, apalagi diri ini agak "rikuh" dan amatir ketika seekor hewan ini ndempel dan ingin bercengkrama. 


    Nyatanya bisa disebut klangenan ketika seseorang melihat objek apapun di tempat atau waktu apapun yang dilihat dan mengingatkan tentang beberapa hal dan clue-clue atau gambaran hipotesa yang sempat mendengar, melihat dan merasakan di sekitar seperti kasus yang telah disebutkan tadi. 


    Menjadi agak melankolis ketika mengutip kidah Layla dan Qais misalnya yang diingat dan dirasakan dalam momentum apapun bakal teringat sang Layla. itu Qays, lha awakdewe sopo? 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    iklan mgid

    Yang Menarik

    +