Halaman

    Social Items


Konser Bundengan yang bertajuk What Is Bundengan (WIB) berhasil memukau ratusan penonton, termasuk di antaranya kalangan penggemar alat musik khas Wonosobo,pada hari senin (26/11/2018) malam. Konser yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo  diikuti oleh sekitar 80 seniman muda asli Wonosobo.

menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, Konser Bundengan ini baru pertama kali diselenggarakan. Konser ini bertujuan memperkenalkan Bundengan yang merupakan alat musik khas Wonosobo ke masyarakat luas.

"Selain untuk memperkenalkan Bundengan, kami ingin membentuk identitas seni khas Wonosobo melalui Bundengan ini, karena selama ini kita belum memiliki identitas yang menjadi ciri khas Wonosobo,
Konser Bundengan ini, lanjutnya, diikuti oleh sekitar 80 seniman muda Wonosobo ditambah beberapa seniman dari luar kota bahkan luar negeri, seperti Hungaria. Pihaknya berencana bakal menyelenggarakan Konser Bundengan setiap tahun sekali.

"Untuk menunjukan Bundengan ke dunia, kami akan mengadakan konser Bundengan setiap tahunnya. Karena Bundengan ini alat musik yang unik, belum tentu setiap orang bisa memainkannya," kata Andang.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Mesdin Simarmata mengatakan, alat musik Bundengan tersebut unik karena tidak ada alat semacam ini di daerah lain. Menurutnya alat musik khas Wonosobo tersebut sederhana, namun menghasilkan suara yang enak di dengar.

"Bundengan juga memiliki ragam bunyi yang bisa mewakili berbagai macan alat musik. Keunikan ini sudah memiliki nilai jual tinggi sebagai modal untuk mempromosikan potensi Wonosobo," ungkapnya.

Pidahknya berharap alat musik Bundengan kedepan bisa memiliki desain baru sehingga menjadi atraksi yang enak ditonton. Sehingga melalui alat musik khas ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Wonosobo.
Source : sorot.co

Konser Perdana Bundengan Alat Musik Asli Wonosobo Sukses


Konser Bundengan yang bertajuk What Is Bundengan (WIB) berhasil memukau ratusan penonton, termasuk di antaranya kalangan penggemar alat musik khas Wonosobo,pada hari senin (26/11/2018) malam. Konser yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo  diikuti oleh sekitar 80 seniman muda asli Wonosobo.

menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, Konser Bundengan ini baru pertama kali diselenggarakan. Konser ini bertujuan memperkenalkan Bundengan yang merupakan alat musik khas Wonosobo ke masyarakat luas.

"Selain untuk memperkenalkan Bundengan, kami ingin membentuk identitas seni khas Wonosobo melalui Bundengan ini, karena selama ini kita belum memiliki identitas yang menjadi ciri khas Wonosobo,
Konser Bundengan ini, lanjutnya, diikuti oleh sekitar 80 seniman muda Wonosobo ditambah beberapa seniman dari luar kota bahkan luar negeri, seperti Hungaria. Pihaknya berencana bakal menyelenggarakan Konser Bundengan setiap tahun sekali.

"Untuk menunjukan Bundengan ke dunia, kami akan mengadakan konser Bundengan setiap tahunnya. Karena Bundengan ini alat musik yang unik, belum tentu setiap orang bisa memainkannya," kata Andang.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Mesdin Simarmata mengatakan, alat musik Bundengan tersebut unik karena tidak ada alat semacam ini di daerah lain. Menurutnya alat musik khas Wonosobo tersebut sederhana, namun menghasilkan suara yang enak di dengar.

"Bundengan juga memiliki ragam bunyi yang bisa mewakili berbagai macan alat musik. Keunikan ini sudah memiliki nilai jual tinggi sebagai modal untuk mempromosikan potensi Wonosobo," ungkapnya.

Pidahknya berharap alat musik Bundengan kedepan bisa memiliki desain baru sehingga menjadi atraksi yang enak ditonton. Sehingga melalui alat musik khas ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Wonosobo.
Source : sorot.co