• Jelajahi

    Copyright © Wonosobo Media
    Wonosobo Media Network

    Iklan

    Sarasehan Prisma Kendal Bersama Tim Pusat, Dari Evaluasi hingga Kebersamaan

    , 16.24 WIB
    KedaiKlenik | Madu Murni Indonesia


    Sarasehan Prisma Kendal Bersama Tim Pusat, Dari Evaluasi hingga Kebersamaan
    Sarasehan Prisma Kendal Bersama Tim Pusat, Dari Evaluasi hingga Kebersamaan/foto:KM.


    Wonosobo Media - Selepas Olimpiade Prisma Kalkulator Tangan yang ke-4 selesai, para tim Prisma Pusat membersamai para direktur unit hingga tasima Kendal melangsungkan ngobrol bersama bertajuk sarasehan.


    Beralaskan karpet duduk melingkar tidak ada jarak yang terasa resmi, masih di Tirto Arum Baru Kendal dalam sarasehan bareng founder dan tim Prisma Pusat duduk di sebuah ruang semi outdoor yang lebih mirip forum keluarga daripada rapat struktural.


    Pada perjumpaan siang itu, setelah selesai sesi penyerahan penghargaan dan dipungkasi dengan foto bersama, para panitia yang mensukseskan acara pada Minggu, (3/5) siang berkumpul dan berdiskusi bersama tim Prisma Pusat.


    Berada di momentum inilah, olimpiade yang biasanya dibicarakan dalam bahasa target dan capaian pelan-pelan berubah menjadi obrolan santai terbuka.


    Sarasehan yang digelar di Kendal itu awalnya memang berangkat dari satu topik yang cukup teknis mulai dari evaluasi perihal olimpiade hingga penguatan agenda olimpiade maupun kondisi di beberapa titik unit. 


    Namun, seperti obrolan yang dibiarkan mengalir, lalu menjelma menjadi ruang berbagi pengalaman tentang bagaimana setiap unit menjalankan perannya, dengan segala keterbatasan dan kreativitas yang dimiliki.


    Beberapa direktur mulai mengungkap realitas di lapangan. Ada yang bercerita tentang mengelola atau mengatur ketika berlangsungnya olimpiade dengan antusiasnya orang tua yang masuk ruang lomba ketika mendampingi anaknya, ada pula yang menyinggung tantangan menjaga konsistensi peserta, sampai pada urusan teknis seragam dan sebagainya.


    Menariknya, forum ini tidak berjalan satu arah, founder dan tim pusat yang hadir justru lebih banyak mendengar, memberi ruang bagi setiap suara untuk muncul pada siang itu.


    Sesekali, tanggapan diberikan, bukan dalam bentuk instruksi, melainkan refleksi. Ada upaya untuk menjembatani antara harapan pusat dan kondisi riil di daerah, tanpa terkesan menggurui, semua ditampung dengan sukarela dan legawa sebagai bahan evaluasi ke depan.


    Sarasehan Prisma Kendal Bersama Tim Pusat, Dari Evaluasi hingga Kebersamaan
    Founder Prisma Kalkulator Tangan tengah merespon dari forum sarasehan.


    Merespon terkait dengan dialektika dalam melaksanakan ajang olimpiade Prisma Kalkulator Tangan yang telah berlangsung ke-4 di Kabupaten Kendal ini, Zaenal Ahmad selaku founder mengungkapkan bahwa berkaitan dengan olimpiade prisma sendiri sebagai ajang mengasah kecerdasan terdapat beberapa indikator yang menjadi ukuran peserta atau anak didik, mulai dari sisi kecepatan. 


    “Meskipun cepat disini bukan ngawur ya, tapi cepat ini masuk dalam tolak ukur yang dinilai.” Ungkap Zaenal Ahmad, pria kelahiran asal Wonosobo itu.


    Disamping itu, juga ketepatan dalam menjawab soal, dari cepat dan tepat. Nah itu adalah bagian dari filosofis dalam sebuah olimpiade yang digelar oleh Prisma Kalkulator Tangan. 

    Menyimak sarasehan di Tirto Arum Baru, Kabupaten Kendal, Minggu 3 Mei 2026.

    Di sela-sela sarasehan, suasana beberapa kali mencair oleh candaan ringan. Momen-momen seperti ini justru memperlihatkan suasana kekeluargaan yang cair dan nyaman dalam tujuan untuk mengawal dan mendampingi anak didik menjadi kader yang cerdas.


    Dari sinilah, berbagai saran bermunculan dan ditampung peningkatan komunikasi antar unit, hingga ide-ide kecil yang mungkin terlihat sederhana, tapi relevan untuk dijalankan. 


    Sarasehan siang itu dipungkasi dengan ramah-tamah dan berpamitan. di sela-sela acara berakhir terdapat kejutan dari tim Prisma Kendal kepada sang founder, sebuah ungkapan rasa syukur dan do’a yang bertepatan dengan bulan kelahirannya. 


    Lalu dilanjut dengan makan bersama di sebuah rumah makan khas yang masih di wilayah Kendal sebelum tim Prisma Pusat bergegas pulang kembali menuju Wonosobo.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    iklan mgid

    Yang Menarik

    +