![]() |
| Olimpiade Prisma Bekasi ke-6 Pecahkan Rekor, 950 Peserta Bersaing Jadi 50 Juara Terbaik(foto:istimewa). |
Wonosobo Media, BEKASI – Suasana meriah memenuhi Pollux Mall Chadstone Cikarang saat Olimpiade Prisma Kalkulator Tangan Tingkat Cabang Kabupaten Bekasi digelar, pada Minggu, (14/6) pagi.
Olimpiade Prisma di Bekasi ini telah memasuki pelaksanaan ke-6 dengan mencatat lonjakan peserta yang cukup signifikan, dari 568 peserta pada tahun sebelumnya menjadi 950 peserta pada tahun ini.
Dari 950 peserta ini terdiri dari beberapa kategori, mulai dari kategori A diikuti sekitar 343 peserta, sementara kategori B 310 kategori C 197 dan kategori D 78 serta E 22 peserta.
Menurut Miss Ferta selaku Penasehat dan Penanggung Jawab Prisma Kabupaten Bekasi mengungkapkan kegiatan ini juga didukung oleh Miss Syahba Kharisma sebagai Direktur Cabang dan Miss Evy Septiany sebagai Ketua Panitia, serta dukungan lebih dari 100 panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.
Sejak dibuka pukul 10.00 WIB hingga ditutup pada pukul 18.00 WIB, suasana kompetisi berlangsung semarak dan tampak semangat terlihat dari ratusan peserta yang merupakan perwakilan dari unit-unit Prisma aktif di Kabupaten Bekasi dengan antusias mengikuti setiap tahapan perlombaan.
![]() |
| Direktur Prisma beserta tim Pusat, tasima di Olimpiade Prisma ke 6 Bekasi.(foto:ist) |
Meski berlangsung selama hampir delapan jam, semangat peserta tidak surut. Mereka mengikuti perlombaan dengan fokus, cepat, dan teliti dalam menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan. Sikap sportivitas juga terlihat sepanjang jalannya kompetisi.
Masih menurut Ferta, pada saat pelaksanaan lomba, peserta sangat bersemangat, mengerjakan dengan fokus, cepat dan teliti sehingga mereka menunjukkan jiwa sportivitas yang tinggi.
Dari 950 Peserta Menuju 50 Juara
Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Sebanyak 950 peserta terlebih dahulu mengikuti babak penyisihan dengan mengerjakan 10 soal tertulis.
Dari tahap tersebut, peserta terbaik melaju ke babak semifinal yang menyisakan masing-masing 50 peserta untuk Kategori A, B, C, dan D, serta 22 peserta untuk Kategori E.
Persaingan semakin ketat saat memasuki babak final. Pada tahap ini, peserta diuji melalui soal dikte dengan sistem penilaian yang mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan kebenaran jawaban hingga nilai sempurna yang dapat diraih adalah 100 poin.
Pada akhir perlombaan Olimpiade Prisma di Bekasi ini, terpilih 50 finalis terbaik yang sekaligus menjadi 50 juara gabungan dari lima kategori yang dipertandingkan.
Dimeriahkan Band dan Penampilan Siswa Prisma
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, Olimpiade Prisma juga menghadirkan hiburan yang membuat suasana semakin hidup dan meriah, anak-anak peserta turut gembira ketika diselingi penampilan oleh SIGI Band Prisma sebagai band pengiring tetap.
Selain itu juga terdapat berbagai penampilan seni dari siswa-siswi Prisma yang berasal dari berbagai unit di Kabupaten Bekasi.
Kehadiran para penampil tersebut membuat peserta dan orang tua yang hadir tetap terhibur selama menunggu proses perlombaan hingga pengumuman pemenang.
![]() |
| Olimpiade Prisma Bekasi ke-6 Pecahkan Rekor, 950 Peserta Bersaing Jadi 50 Juara Terbaik |
Di balik kemeriahan acara, panitia menghadapi tantangan besar dalam mengatur jalannya kegiatan. Selain 950 peserta, acara juga dihadiri sekitar 2.000 pendamping yang sebagian besar merupakan orang tua peserta.
Mengondisikan ribuan orang agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kepadatan menjadi salah satu pekerjaan utama panitia selama acara berlangsung.
Namun berkat koordinasi yang baik dari seluruh pihak yang terkait, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga akhir.
Tidak hanya itu saja, olimpiade kali ini menjadi istimewa juga, sebab pada momen penyerahan piala turut dihadiri oleh Direktur Prisma Pusat, Zaenal Ahmad, S.Ag. Selain itu hadir pula jajaran tim Prisma Pusat, yaitu Toto Prasojo, S.Pd., Arik, S.Pd., dan Rabbani.
Sejumlah tamu undangan lainnya juga hadir memberikan dukungan, di antaranya Tasima Eka dan Cikma Septi dari Kendal, serta Tasima Elvira dari Depok.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang menerima piala, sertifikat, hadiah uang tunai dengan total Rp15 juta untuk 50 juara, serta berbagai hadiah tambahan lainnya.
Olimpiade Prisma ke 6 di Bekasi ini tentu bukan semata-mata tentang mencari juara, namun kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar siswa Prisma di Kabupaten Bekasi.
Sebagaimana disampaikan oleh Miss Ferta bahwa sekitar 25 persen tujuan kegiatan difokuskan sebagai ajang silaturahmi antar siswa, 25 persen sebagai sarana promosi bagi seluruh unit Prisma, dan 50 persen sebagai kompetisi sehat untuk menemukan siswa terbaik di setiap kategori.
Pihak panitia pun mengapresiasi seluruh yang berperan dan mendukung kegiatan ini, apalagi bentuk dukungan dari orang tua yang tinggi, hingga beragam doorprize dari penyelenggara dan tenant mall.
Bahkan hiburan yang disuguhkan sepanjang acara menjadi bukti bahwa Olimpiade Prisma telah berkembang menjadi agenda pendidikan yang dinanti banyak pihak.
“Ke depan, penyelenggara berharap Olimpiade Prisma Kalkulator Tangan dapat terus berlangsung dengan kualitas pelaksanaan yang semakin baik, jumlah peserta yang lebih banyak.” Harapan Miss Ferta ketika dihubungi redaksi Wonosobo Media, Rabu (17/6) sore.
“Serta mampu memperluas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan mencerdaskan generasi bangsa.” Imbuhnya.***



